Rating Tools

Rating Tools

Sistem rating atau perangkat tolok ukur adalah suatu alat berisi butir-butir dari aspek penilaian yang disebut rating. Setiap rating mempunyai kategori yang masing-masing memiliki nilai (credit point).

Perangkat tolok ukur dalam kaitannya dengan gedung ramah lingkungan adalah perangkat penilaian untuk menilai peringkat bangunan terhadap pencapaian konsep bangunan ramah lingkungan. Untuk perangkat tolok ukur bangunan hijau di Indonesia, GBC Indonesia mengeluarkan sistem rating yang dinamakan GREENSHIP. GREENSHIP dipersiapkan dan disusun oleh Green Building Council Indonesia dengan mempertimbangkan kondisi, karakter alam serta peraturan dan standart yang berlaku di Indonesia. GREENSHIP disusun dengan melibatkan para pelaku sektor bangunan yang ahli di bidangnya seperti arsitek, industri bangunan, teknisi mekanikal elektrikal, desainer interior, arsitek lansekap, dan lainnya.

Negara-negara lain yang sudah mengikuti gerakan bangunan hijau juga memiliki sistem ratingnya sendiri. Seperti misalnya Amerika Serikat memiliki LEED, Singapura memiliki Green Mark, dan Australia memiliki Green Star. GBC Indonesia saat ini sudah mengeluarkan 5 jenis GREENSHIP, yaitu :

  • NEW BUILDINGImplementasi green building pada gedung baru banyak terkait dengan desain dan perencanaan bangunan, tim proyek memiliki kesempatan berkreasi dan berinovasi untuk menciptakan green building yang menyeluruh.

    Jenis proyek yang dapat masuk ke dalam GREENSHIP NB, yaitu:
    - Gedung baru pada lahan kosong,
    - Aktivitas renovasi sebesar minimal 90% bobot pekerjaan mekanikal elektrikal atau pekerjaan struktur,    pada lahan yang telah dibangun,
    - Gedung baru pada lahan dalam suatu kawasan terpadu.

    proses Penilaian mulai dari desain hingga pelaksanaan konstruksi selesai.

  • EXISTING BUILDING GREENSHIP untuk Gedung Terbangun digunakan untuk bangunan gedung yang telah lama beroperasi minimal satu tahun setelah gedung selesai dibangun.

    Implementasi green building pada gedung terbangun banyak terkait dengan manajemen operasional dan pemeliharaan gedung.

  • INTERIOR SPACE Ruang Interior hijau memungkinkan kita untuk bernapas, memberi pemandangan keluar dan pencahayaan alami membuat kita lebih sehat dan produktif.

    Lingkup penilaian: aktivitas fit out, kebijakan pihak manajemen, serta pengelolaan oleh pihak manajemen setelah aktivitas di dalamnya mulai beroperasi.

    GREENSHIP Ruang Interior dapat digunakan oleh:
    - Tim proyek yang tidak mempunyai kontrol pada keseluruhan gedung untuk membuat ruang di dalam gedung yang lebih sehat dan nyaman.
    - Pada sebagian atau keseluruhan ruangan didalam gedung,
    - Diikuti oleh proses kegiatan fit out.

  • HOMES

    Rate your green home

    Visit , create and rate your home at: www.greenshiphomes.org

    Implementasi green building pada gedung terbangun banyak terkait dengan manajemen operasional dan pemeliharaan gedung.

    Rumah ramah lingkungan adalah rumah yang bijak dalam menggunakan lahan, efisien dan efektif dalam penggunaan energy, air, dan sumber daya; serta sehat dan aman bagi penghuni rumah.

    Keberlanjutan dari rumah ramah lingkungan harus disertai dengan perilaku ramah lingkungan oleh penghuninya. Jenis rumah yang dapat dilakukan penilaian:

    - Rumah tinggal single landed, yaitu rumah hunian tunggal yang terbangun melekat di atas tanah.
    - Desain rumah baru, rumah terbangun (existing), dan rumah terbangun yang ditata kembali (redevelopment).

    Dapat melakukan penilaian mandiri (self assessment) untuk mengetahui apakah rumah atau design rumah termasuk green building atau tidak. Link dapat diakses secara gratis pada www.greenshiphomes.org

  • GREENSHIP Kawasan merupakan perangkat penilaian yang membantu mewujudkan kawasan yang berkelanjutan dan ramah bagi penggunanya, dengan lingkup lebih luas dari skala bangunan; melihat interaksi antara bangunan, alam dan manusia.

    Konsep keberlanjutan dalam kawasan sangat ditentukan oleh kondisi kawasan, bangunan, dan manusia di dalamnya. Pengembangan kawasan merupakan investasi jangka panjang untuk keberlanjutan kehidupan masyarakat di dalamnya.

    Dapat digunakan untuk penilaian perumahan, CBD, kawasan industri, baik skala kecil atau besar.


Resume dari masing-masing GREENSHIP dapat dilihat pada link ini

GREENSHIP terbagi atas enam kategori yang terdiri dari :

  1. Tepat Guna Lahan - Appropriate Site Development (ASD)
  2. Efisiensi dan Konservasi Energi - Energy Efficiency & Conservation (EEC)
  3. Konservasi Air - Water Conservation (WAC)
  4. Sumber & Siklus Material - Material Resources & Cycle (MRC)
  5. Kualitas Udara & Kenyamanan Udara Dalam Ruang - Indoor Air Health & Comfort (IHC)
  6. Manajemen Lingkungan Bangunan - Building & Enviroment Management (BEM)

Masing-masing kategori terdiri atas beberapa kriteria yang mengandung point nilai (credit point) dengan muatan tertentu dan akan diolah untuk menentukan penilaian.

______________________________________________________________________________________________________________________________

Rating tools is a tool containing category of aspects for assessment. Each category has criteria which hold certain value (credit point).

Rating tools in green buildings is tools for assessing building level that achieve sustainable concept. For the green building benchmarks in Indonesia, GBC Indonesia issued a rating tool titled GREENSHIP. GREENSHIP is developed by Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia) by considering the conditions, natural character and regulations as well standards that apply in Indonesia. Development of GREENSHIP involving building stakeholders and actors from construction sector such as architects, industries, mechanical and electrical engineers, interior designers, as well landscape architects.

Other countries which have consideration on green building movement and a green building council has its own rating system. For example United States has LEED, Singapore has the Green Mark, and Australia has Green Star.

GBC Indonesia had developed and published 5 type of GREENSHIP :

  1. GREENSHIP New Building
  2. GREENSHIP Existing Building
  3. GREENSHIP Interior Space
  4. GREENSHIP Homes
  5. GREENSHIP Neighborhood

Resume for each GREENSHIP is available at this link.


GREENSHIP contains six categories:

  1. Appropriate Site Development (ASD)
  2. Energy Efficiency & Conservation (EEC)
  3. Water Conservation (WAC)
  4. Materials & Resources Cycle (MRC)
  5. Air Quality & Leisure Air (Water Indoor Health & Comfort / IHC)
  6. Building & Environment Management (BEM)


Each category consists of several criteria that contains credit point with particular value and will be processed to determine the assessment.

 

Copyright © 2017 GREEN BUILDING COUNCIL INDONESIA. All Rights Reserved.